Rabu, 17 Juli 2019 – 19:26 WIB

Anggota Pospol Gagalkan Penyelundupan dari Luar Negeri

Sabtu, 23 Juli 2016 – 05:19 WIB
Anggota Pospol Gagalkan Penyelundupan dari Luar Negeri - JPNN.COM

Humas Polres Jayapura Kota menunjukkan barang bukti dan pelaku narkoba lintas batas. Foto: dok/Cenderawasih Pos

JAYAPURA - Anggota Pos Polisi (Pospol) Polsek Muara Tami berhasil membongkar penyelundupan ganja di Distrik Muara Tami, wilayah perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea, Kamis (21/7) sekitar pukul 14-50 WIT.

Paur Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra mengatakan, telah terjadi penangkapan atas seorang warga PNG yang berusaha menyelundupkan 2 kg ganja kering di perbatasan RI-PNG.

Pelaku menurut Jahja Rumra memanfaatkan momen kegiatan syukuran yang dilakukan di daerah perbatasan untuk melewati pintu lintas batas Indonesia-PNG. Saat melintas di pintu lintas batas, anggota Pospol yang curiga dengan gerak-gerik pelaku, langsung mencegatnya dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan anggota menemukan 2 kg paket ganja.

“Pelaku bersama barang bukti langsung diamankan oleh anggota. Setelah menjalani pemeriksaan awal, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Jayapura Kota untuk diproses hukum,” kata Jahja, seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Sabtu (23/7).

Daun ganja kering yang diselundupkan JA menurut Jahja Rumra dikemas dalam puluhan plastik bening yang disimpan dalam tas yang dibawanya. 

“Selain puluhan paket yang dibungkus plastik bening, ada juga daun ganja yang belum dipaketkan dan disimpan dalam karung kecil. Total ada sekitar 2 kg daun ganja kering yang diamankan dari tangan pelaku,” bebernya.

Daun ganja kering ini menurut Jahja akan diedarkan pelaku di Kota Jayapura. “Dia mengaku baru pertama kali menyelundupkan ganja dari PNG. Pelaku masih kami periksa secara intensif,” tandasnya.

Selain mengamankan JA, Jahja Rumra mengatakan, pihaknya juga mengamankan seorang oknum tukang ojek yang hendak menjemput pelaku di perbatasan. Oknum tukang ojek ini juga masih dimintai keterangannya. “Tukang ojek yang menjemput pelaku masih diperiksa sebagai saksi dan kalau terbukti terlibat tentunya akan diproses hukum,” tambahnya. (nik/nat/adk/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar