Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Pemuda Mabuk

Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Pemuda Mabuk
Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Pemuda Mabuk

jpnn.com - KUPANG - Nasib nahas dialami Praka Joko Prasetyo. Anggota Intel Korem 161/Wira Sakti Kupang itu babak belur dianiaya oleh sekelompok pemuda mabuk di depan swalayan Barata Kupang, Jalan Moh. Hatta, atau depan RSUD Prof. dr. W.Z Yohannes Kupang, Minggu (13/4) sekitar pukul 01.10 Wita.

Korban dianiaya sekitar 20 pemuda hingga mengalami luka serius pada bagian mata kiri, lebam di wajah dan lecet pada siku kanan akibat diseret pada aspal. Luka lebam pada mata kiri korban, akibat terkena pukulan botol dan periuk. Tak hanya itu, korban juga mengalami benjolan di kepala, mulut dan bibir robek serta memar pada bahu kanan.

Kasus ini bermula saat korban sepulang mengantar tamunya Kasi Intel Korem 161/WS dari sebuah acara di Restoran Beer & Barel Jl. Timor Raya, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, hendak pulang menuju rumah di asrama TNI-AD Kuanino menggunakan mobil Sidekick.

Selanjutnya, saat korban melintas depan swalayan Barata, ada pemuda mabuk yang tengah mengendarai sepeda motor merek Honda Beat, tengah melaju kencang sambil meliuk-liuk hendak menabrak mobil yang dikendarai korban.

Mengetahui mobilnya akan ditabrak, korban pun berhenti dan turun dari mobil sembari menegur pemuda mabuk itu, hingga memicu pertengkaran. Tiba-tiba muncul 20 pemuda dan langsung mengeroyok korban hingga babak belur.

Korban yang dalam kondisi diseret oleh sekawanan teman pemabuk dan dipukuli. Namun akhirnya korban berhasil melarikan diri ke Piket Makodim 1604/Kupang, selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit TNI-AD Wira Sakti guna mendapat pertolongan medis.

Herman S, penjual nasi goreng yang menyaksikan insiden itu mengaku sudah mengingatkan kelompok preman itu untuk tidak menganiaya korban.

"Saya sudah bilang jangan dipukul, karena itu orang intel Korem. Tapi mereka (preman) tidak menghiraukan,"sebut Herman.

KUPANG - Nasib nahas dialami Praka Joko Prasetyo. Anggota Intel Korem 161/Wira Sakti Kupang itu babak belur dianiaya oleh sekelompok pemuda mabuk

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News