Anies Baswedan Beber Alasan 2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Vaksin

Anies Baswedan Beber Alasan 2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Vaksin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ungkap data terkini Covid-19 di ibu kota. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan hingga saat ini ada sekitar 2,5 juta warga pemilik kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta belum mendapatkan dosis vaksin.

"Per 11 September warga DKI yang divaksin sebanyak 10,3 juta. Warga yang ber-KTP DKI belum vaksin itu sebanyak 2,5 juta," kata Anies di Masjid Al-Wiqoyah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/9).

Menurut dia, sebagian besar dari mereka belum mendapatkan vaksinasi karena tidak ingin vaksin dengan berbagai alasan sehingga harus diajak secara persuasif.

Alasan lain karena adanya warga DKI yang telah pindah domisili, namun tidak melepaskan data kependudukan di Jakarta.

"Ini sebagian adalah memang tidak mau vaksin, harus diajak. Sebagian lagi orangnya KTP Jakarta tapi pindah, tidak mencabut KTP. Tapi masih tercatat sebagai KTP Jakarta," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan mereka yang belum vaksin tersebut harus diupayakan agar dapat menyelesaikan pelaksanaan vaksinasi di Ibu Kota dalam waktu dekat.

"Jadi, kalau di Jagakarsa ada 100 ribu, Insyah Allah 100 ribu di Jagakarsa segera tuntas, angkanya turun. Nanti kita kejar ke tempat lainnya. Supaya angka yang belum vaksin di Jakarta Insya Allah mendekati nol," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Kecamatan Jagakarsa Sulaiman Rohimin mengatakan bahwa untuk mendukung pemerintah daerah menuntaskan vaksinasi, pihaknya membuka sentra vaksinasi dengan target 1.000 peserta setiap harinya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hingga 11 September, jumlah warga ber-KTP DKI yang belum divaksin sebanyak 2,5 juta orang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News