JPNN.com

Anies Sebut Kemiskinan di Jakarta Paling Sulit Ditangani

Jumat, 13 Desember 2019 – 05:56 WIB Anies Sebut Kemiskinan di Jakarta Paling Sulit Ditangani - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan berbagai unsur untuk penanggulangan kemiskinan di ibu kota.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penanggulangan Kemiskinan yang dilakukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) DKI Jakarta di Balai Kota.

"Kami ingin agar menggunakan salah satu tempat yang paling kompleks masalahnya, dikerjakan secara kolaborasi, dari pemerintah, dari unsur dunia usaha, dari akademisi, dari NGO dan dari unsur komunitas masyarakat setempat, bersama-sama menyiapkan programnya, merencanakan dan eksekusi," kata Anies, Kamis (12/12).

Kelurahan Kalibaru, dipilih sebagai proyek percontohan pengentasan kemiskinan yang bisa diadaptasi di wilayah lain, yang dilakukan dengan kolaborasi antara unsur pemerintah dan non pemerintah yang meliputi akademisi, dunia usaha, organisasi non pemerintah, filantropi serta unsur masyarakat lokal di Kelurahan Kalibaru.

Deklarasi pengarusutamaan TPB/SDGs tersebut, ditandatangani gubernur selaku Penanggung Jawab TKPK Provinsi DKI Jakarta bersama-sama perwakilan dari seluruh unsur pemangku kepentingan yakni Bappeda DKI Jakarta, Universitas Indonesia (unsur akademisi), PT Astra International Tbk (unsur dunia usaha), Yayasan Hidung Merah (unsur NGO), BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta (unsur filantropi) serta PKK Kelurahan Kalibaru (unsur masyarakat lokal).

"Dari pengalaman itu, kami berharap bisa nanti dimanfaatkan untuk tempat-tempat yang lainnya, sekaligus juga kami punya program CAP (Community Action Plan). Jadi, kami ingin kampung-kampung yang sekarang masyarakatnya berstatus sosial-ekonomi rendah itu ditingkatkan kesejahteraannya, sehingga nanti kampungnya pun menjadi kampung yang baik dan sehat," ujar Anies.

Anies menekankan kemiskinan bukan masalah baru di Indonesia, tetapi seiring berjalannya waktu, penyelesaian permasalahan mulai bergeser, dari awalnya bertujuan untuk memajukan kesejahteraan umum, menjadi mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan.

Dia mengingatkan, sebagian masyarakat Indonesia sudah sejahtera dan sudah saatnya bersama-sama berkolaborasi mengentaskan masyarakat yang secara sosial-ekonomi belum sejahtera.

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...