Asah Kemandirian Penyandang Diabetes Tipe 1, CDiC Gelar 3 in 1 Camp

Asah Kemandirian Penyandang Diabetes Tipe 1, CDiC Gelar 3 in 1 Camp
Changing Diabetes® in Children (CDiC) terus merealisasikan misinya untuk menyediakan perawatan komprehensif bagi anak-anak dan remaja yang hidup dengan diabetes. Foto: dok CDiC

International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan ada lebih dari 1,2 juta anak dan remaja di seluruh dunia yang hidup dengan diabetes tipe 1, dengan usia di bawah 20 tahun1.

Setiap tahun, sebanyak 108.200 anak dan remaja di bawah usia 15 tahun didiagnosis menderita diabetes tipe 12.

Dalam waktu sepuluh tahun terakhir, prevalensi DMT1 di Indonesia meningkat tujuh kali lipat, dari 3,88 per 100 juta penduduk pada 2000 menjadi 28,19 per 100 juta penduduk pada 20103.

Karena tingginya angka underdiagnosis(pasien yang tidak terdiagnosis) dan misdiagnosis(pasien dengan hasil diagnosis yang salah), angka pasti prevalensi diabetes tipe 1 pada anak-anak diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan data yang sudah ada.

Indonesia pun bergabung dengan program kemitraan global Changing Diabetes® in Children pada 2021.

Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan dukungan anak-anak dan remaja dengan DMT1 di Indonesia dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Kesehatan, IDAI, Novo Nordisk, Roche, International Society for Pediatric and Adolescent Diabetes (ISPAD), World Diabetes Foundation (WDF), dan organisasi pasien.

Dalam setahun terakhir, kemitraan tersebut telah menjalankan berbagai inisiatif kolaboratif untuk meningkatkan akses perawatan diabetes anak dengan DMT1.

Upaya-upaya ini meliputi penyelenggaraan program edukasi pasien yang komprehensif, penguatan kapasitas tenaga medis, memastikan akses terhadap insulin dan perlengkapannya, serta meluncurkan fitur Diabetes Registry & Diary di aplikasi PrimaKu.(mcr10/jpnn)

Changing Diabetes® in Children (CDiC) terus merealisasikan misinya untuk menyediakan perawatan komprehensif bagi anak-anak dan remaja yang hidup dengan diabetes


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News