Astaga! Peluru Menembus Dada Seorang Ibu

Astaga! Peluru Menembus Dada Seorang Ibu
Jenazah Ragaiyah Tan (46) korban tembakan peluru seorang brimob, dibawa pulang ke rumah duka usai dilakukan visum, Senin (22/5). Foto: Malut Post/JPNN.com

Saat mencontohkan dengan moncong senjata yang jaraknya tak sampai satu meter dari dada Ragaiyah Tan itu, pelatuk senjata tiba-tiba tertekan. Sejurus kemudian bunyi ledakan senjata terdengar dan Ragiyah jatuh bersimbah darah di depan jalan yang tak jauh dari rumahnya.

"Saya sudah bilang masuk tidur jangan lagi keluar. Tapi karena sudah ada orang di luar istri saya ikut keluar. Lalu kejadian itu terjadi,” cerita suami korban, Jakaria Gay sambil menahan tangis dan lemas saat ditemui di RSUD Sanana.
Jakaria mengaku tak bisa lagi melanjuti ceritanya. Dia terlihat lesu saat tengah menunggu proses visum barlangsung di rumah sakit.

Setelah penembakan terjadi korban lalu dibawa ke Puskesmas. Hanya saja kondisi korban yang sudah kritis, pihak puskesmas meminta untuk dibawa ke rumah sakit. Belum begitu jauh dari Desa Wainin, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

"Saat datang korban sudah meninggal,” kata Dirut RSUD, dr Wiliy Ogi, usai visum.

Meski enggan menerangkan detil hasil visum, karena menurutnya bagian dari kepentingan penyelidikan pihak kepolisian, dr Wiliy mengaku pada Senin pagi tadi (kemarin, red), sekitar pukul 08.00. WIT ada pasien yang tidak lagi bernyawa berinisial RT (46) dibawa kerumah sakit.

Dari visum luar yang dilakukan, terdapat dua luka pada dada kanan bagian atas dan di bagian belakang. Namun dr Wiliy enggan membeberkan apakah luka tersebut karena tembusan peluru, sehingga terjadi lubang dari bagian dada depan hingga belakang.

Ditanya apakah ada tulang yang patah akibat terkena peluru, dr Wiliy enggan menjelaskan. "Kalau soal itu kita tak bisa memberikan penjelasan. Itu sudah masuk ke materi penyelidikan, nanti ditanyakan langsung ke pihak kepolisian saja" tuturnya.

Sumber lain di RSUD mengakui ada keretakan tulang bagian dada. Diduga peluru juga menembus hingga kebagian belakang dada. "Tulangnya retak," aku sumber tersebut.(rul/jfr)


Diduga karena lalai oknum anggota Brimob Brigpol AK alias Abdullah, menembak Ragaiyah Tan (46), salah satu warga Desa Wainin Kecamatan Sanana Utara.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News