Asyik Berpose di Tengah Penggusuran, Anak Buah Ahok Panen Kecaman

Asyik Berpose di Tengah Penggusuran, Anak Buah Ahok Panen Kecaman
Anggota Satpol PP dan PNS DKI asyik berfoto dengan latar penggusuran di Rawajati, Kamis (1/9). Foto: int

Sejumlah tweeps lainnya keras memprotes penggusuran tersebut. Yang cukup ramai adalah cuitan tentang nasib veteran bernama Ilyas Karim yang ikut tergusur.

"Di antara 70 rumah di Rawajati yang diratakan Ahok adalah rumah Kakek Ilyas, pengibar bendera Pusaka di tahun 1945," cuit @rumahakal disamber @rendranila. "Rumah Penggendong Megawati Turut Digusur di Rawajati."

Akun @EddieFisher5 turut menimpali dan menamahkan foto Ilyas Karim tengah tertunduk lesu. "Veteran perang Letkol (Purn) Ilyas Karim tertunduk lesu seusai rumahnya dibongkar petugas di Rawajati," cuitnya diamini @imamabiaufa. "Pak Ilyas, sang veteran kini berhadapan dengan anak bangsa sendiri. Miris," kicaunya sembari menautkan foto Ilyas tengah berhadapan dengan Satpol PP.

Akun @mhmfikri lebih sedih lagi. "Piagam Veteran dan Ember..." cuitnya disertai foto piagam veteran Ilyas yang ditaruh di ember berwarna hijau.

Namun, selain ratusan cuitan bernada mengecam kepada Ahok, ada pula yang mendukungnya. Bagi para pendukung Ahok, aturan harus tetap ditegakkan.

"Relokasi ex #Rawajati ke Rusun Marunda aktivis anggap Hina, tetapi menempati bantaran rel yang kumuh mereka anggap lebih layak, sontoloyo," sindir @kangdede78 disambut @singgihwidiyas. "Dengan semakin dekatnya Pilkada, saya rasa Gubernur yang satu ini memang bukan mau cari suara. Dia hantam semua yang memang salah di Rawajati."

Akun @alitzabidi menilai Ahok mempertaruhkan elektabilitasnya. "Ahok mempertaruhkan elektabiliatasnya dengan tangisan warga Rawajati," disambut @antonsapto yang setuju dengan penggusuran tersebut. "Kesemrawutan Jl. Rawajati Barat bakalan tinggal sejarah, segera kembali jadi jalur hijau... BRAVO AHOK!"kicaunya diamini juga oleh @awemany. "Hukum harus ditegakkan. Demikian juga ketertiban. Saya tidak bisa menyalahkan Ahok atas apa yang terjadi di Rawajati,"

Terpisah, Wagub Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menuding anggota DPRD DKI, Syarief dan sejumlah aktivis berupaya melakukan politisasi dalam kasus penggusuran Rawajati. "Biasalah. Itu kan dipolitisasi itu biasa," kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta.

JAKARTA - Aksi sejumlah PNS DKI dan Satpol PP yang asyik foto-foto dengan latar penggusuran kawasan Rawajati memantik reaksi publik. Banyak

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News