Australia Baru Buka Perbatasan 2022, Pengusaha Restoran Mengeluh Kekurangan Pekerja

Australia Baru Buka Perbatasan 2022, Pengusaha Restoran Mengeluh Kekurangan Pekerja
Pengusaha restoran di Brisbane, Angelica Jolly, mengaku belum pernah mengalami kekurangan pekerja seburuk yang terjadi saat ini. (ABC News: Jessica van Vonderen)

Banyak restoran di Queensland serta negara bagian lain di Australia terpaksa memangkas jam operasional karena kekurangan staf yang parah yang dipicu oleh kurangnya pekerja asing.

Dewan Industri Pariwisata Queensland menyebut krisis ini bakal menghambat pemulihan industri pariwisata negara bagian dengan ibukot Brisbane tersebut.

Mereka menyerukan agar para pekerja terampil dai negara lain diperbolehkan kembali ke Queensland, namun RAPBN yang disampaikan pemerintah pekan ini merencanakan pembukaan perbatasan internasional baru dilakukan tahun 2022.

Data lowongan kerja di Queensland menunjukkan adanya kebutuhan sebanyak 1.008 koki dan juru masak, 256 pekerja di dapur, 398 pelayan bar dan 494 pelayan restoran.

Seorang pemilik restoran di Kota Cairns, Craig Squire, biasanya membuka restorannya tujuh hari seminggu sejak 1994.

Restoran yang terletak di tepi sungai itu kini hanya buka enam hari.

Meskipun telah memasang iklan terus menerus, namun Craig belum juga menemukan staf yang dibutuhkan.

"Banyak orang kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19, jadi mereka meninggalkan industri ini," katanya kepada ABC.

Banyak restoran di Queensland serta negara bagian lain di Australia terpaksa memangkas jam operasional karena kekurangan staf yang parah yang dipicu oleh kurangnya pekerja asing

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News