Australia Berlakukan Denda Bagi Warga yang Keluar Rumah

Australia Berlakukan Denda Bagi Warga yang Keluar Rumah
Semua negara bagian di Australia mengatakan polisi akan mulai mengenakan denda bagi mereka yang masih keluar rumah lebih dari dua orang dalam urusan yang tidak penting. (ABC News: Stephanie Anderson)

"Ini disebabkan karena kami memiliki komunitas yang rentan, dengan banyak yang memiliki kondisi medis, tingginya angka perokok dan yang lainnya," katanya.

Di NT sejauh ini satu dari 15 pasien COVID-19 dirawat di Ruang Gawat Darurat di Rumah Sakit Royal Darwin.

Semua kasus positif di sana berasal dari mereka yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kemana arah COVID-19 di Indonesia?

Australia Berlakukan Denda Bagi Warga yang Keluar Rumah
Sejumlah ilmuwan Indonesia memproyeksikan angka kasus virus corona untuk bisa mengantisipasi situasi ke depan.

 

Kematian pertama di Tasmania

Di negara bagian Tasmania, negara bagian yang wilayahnya terpisah dari benua Australia, seorang perempuan berusia 80 tahunan menjadi korban meninggal pertama karena virus corona.

Premier Peter Gutwein mengkonfirmasi kematian perempuan tersebut, yang meninggal di Rumah Sakit North West Regional, hari Senin.

Berbicara dalam jumpa pers, Peter mengatakan warga di negara bagian tersebut tidak boleh menggangap enteng apa yang terjadi sekarang ini.

"Saya sudah mengatakan ini selama beberapa minggu bahwa ini serius, dan bahwa akan ada yang meninggal, dan sekarang Tasmania memiliki korban meninggal pertama," katanya.

Walau angka penularan virus corona di Australia menurun dalam beberapa hari terakhir, hampir semua negara bagian menerapkan aturan yang lebih ketat untuk pergerakan warga

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News