Australia Temukan Enzim Bakteri yang Bisa Hasilkan Listrik dari Sedikit Hidrogen

Australia Temukan Enzim Bakteri yang Bisa Hasilkan Listrik dari Sedikit Hidrogen
Dr Rhys Grinter adalah salah satu peneliti utama pada studi Monash University. (Supplied)

"Kami melihat hal-hal yang sangat kecil seperti monitor biometrik atau sensor lingkungan yang memerlukan tingkat daya yang berkelanjutan," kata Dr Grinter.

"Namun jika memberi enzim lebih banyak hidrogen, maka akan menghasilkan lebih banyak tenaga.

"Dalam zat-zat, seperti sel bahan bakar, ini berpotensi menghasilkan daya yang cukup untuk menyalakan jam tangan atau smartphone."

"Ini adalah impian", kata Dr Grinter, untuk mengembangkan sumber daya yang tidak membutuhkan terlalu banyak untuk mempertahankannya, karena "pada dasarnya secara pasif menggerakkan dirinya sendiri dari udara".

Dia mengatakan rencana selanjutnya adalah untuk meningkatkan produksi enzim, kemudian bekerja dengan para insinyur untuk merancang perangkat yang ditenagai penggunaan udara oleh enzim.

Memberdayakan perangkat kecil dengan 'jangkauan besar'

Robert Willows dari Macquarie University, yang juga baru mendirikan perusahaan energi hidrogen, mengatakan para peneliti Monash telah membuat penemuan signifikan soal enzim untuk menghasilkan listirk berbahan hidrogen.

Namun dia mengatakan ide untuk menghasilkan tenaga dari udara tipis masih "terlampau bersemangat".

"Itu benar-benar cakupan yang besar," kata pakar energi hidrogen tersebut.

Para ilmuwan di Australia sudah mengisolasi enzim dari bakteri tanah yang dapat mengubah udara menjadi listrik

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News