Awang Faroek Dituntut Mundur

Awang Faroek Dituntut Mundur
Awang Faroek Dituntut Mundur
Aksi demo yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA itu juga diwarnai dengan pemasangan sepanduk sepanjang sekitar 100 meter, diikat di sepanjang pagar depan kantor gubernur. Akibatnya, seluruh akses masuk ke kantor gubernur – khusunya yang melewati pintu-pintu utama – tertutup.

Selain berisi tanda tangan dari warga masyarakat, dalam spanduk itu juga berisi berbagai tulisan, seperti “Pak Gubernur Jangan Tidur Terus”, “Kaltim Lemah oleh Asing”, Blok Mahakam Harus Direbut, Total Segera Angkat Kaki”, “Stop Total”, dan sebagainya. Aksi berakhir sekitar pukul 12.00 WITA setelah para pendemo gagal menemui gubernur lantaran tengah ke luar kota. “Kita akan kembali lagi untuk menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” ancam Sumijan.

Sebagaimana diketahui, sekarang ini tengah dilakukan negosiasi untuk mendapatkan Blok Mahakam seiring akan berakhirnya kontrak Total di Blok itu tahun 2017 mendatang. Total sudah mengajukan perpanjangan kontrak. Sementara Pertamina dan Pemprov Kaltim juga berminat untuk mengelola blok tersebut. (wid/jpnn)
Berita Selanjutnya:
Polisi Acak-acak Kasur Rutan

BANJARMASIN - Ratusan massa yang tergabung dalam Front Kaltim menggugat menuntut mundur Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak lantaran dinilai


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News