Bachtiar jadi Saksi untuk Terdakwa Cep Ruhyat
Senin, 11 April 2011 – 12:29 WIB

Bachtiar jadi Saksi untuk Terdakwa Cep Ruhyat
Menurut Bachtiar, hal yang sifatnya teknis di Kemensos, biasanya diserahkan kepada jajarannya di bawah. Kebetulan dalam rentang waktu pekerjaan sejak tahun 2006 sampai 2008, menurutnya tidak ada laporan terjadi masalah, sehingga ia menganggap semua kegiatan termasuk proyek pengadaan sarung tersebut, sudah berjalan baik.
Baca Juga:
Oleh jaksa, pada persidangan sebelumnya, Cep dikatakan telah membuat proses tender fiktif dalam pengadaan kain sarung pada tahun anggaran 2006. Adapun modusnya adalah dengan mengumpulkan beberapa dokumen dari enam perusahaan sebagai pendamping, agar seolah-olah proses pengadaan dilakukan melalui tahapan tender. Modus yang sama kembali terdakwa pada tahun 2007 dan tahun 2008.
Atas perbuatannya itu, Cep dijerat JPU dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dengan terdakwa Cep Ruhyat, hari ini sendiri, dimulai pada pukul 11.00 WIB. Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, persidangan masih berlangsung dan baru Bachtiar - dari empat saksi yang dihadirkan - yang memberikan keterangan. (mur/jpnn)
JAKARTA - Sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan kain sarung di Kementerian Sosial (Kemensos) dengan terdakwa Cep Ruhyat, kembali digelar Senin
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pencari Kerja Padati Job Fair Jakarta 2025, Ada 12 Ribu Lowongan Pekerjaan Tersedia
- Kala Bhikkhu Thudong Singgah di Masjid Agung Semarang: Wujud Persaudaraan Lintas Iman
- Menko Polkam: Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme & Ormas Meresahkan
- Masukan Buat Prabowo dari Innovation Summit Southeast Asia 2025
- B2W Capai 80 Persen Target Kuartal I 2025, Siapkan Revitalisasi 15 Korwil se-Indonesia
- Hasan Nasbi Mengaku Hubungannya dengan Presiden Prabowo, Mensesneg, dan Teddy Sangat Baik