Bambang Widjojanto Berpeluang Jadi Ketua KPK

Bambang Widjojanto Berpeluang Jadi Ketua KPK
Bambang Widjojanto Berpeluang Jadi Ketua KPK
Sebelumnya, PAN juga telah memberi isyarat tidak lagi terlalu 'menjagokan' Busyro Muqoddas sebagai Ketua KPK periode 2011-2015. Kecenderungan itu dikaitkan dengan polemik mengenai gaya hidup hedon para pejabat. Isu yang belakangan melebar ke soal mobil mewah para anggota DPR itu awalnya memang dilontarkan oleh Busyro Muqoddas.

      

Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo mengatakan ucapan Busyro itu hanya menimbukan kegaduhan yang tidak perlu. Namun, kecil sekali dampaknya, bahkan nol dari aspek pemberantasan korupsi. Drajad lantas menyebut di mata PAN, nilai Busyro menjadi turun. Terutama dari kematangan sebagai pejabat publik.

      

Sayang, Pak Busyro ini orang baik. Tapi, terpeleset dengan ucapan yang sebenarnya kurang bermanfaat," katanya.

      

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi PAN yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy sejalan dengan pandangan itu. "Pasti mempengaruhi. Cuma  sedikit saja," ujar Tjatur, lantas terkekeh. Tjatur sepertinya memilih untuk mengambil posisi aman. "Saya kira Pak Busyro masih kuat, banyak simpati. PAN sendiri belum memutuskan," tandasnya. (bay/dyn/pri/kuh)

JAKARTA - Peluang Busyro Muqoddas menduduki kembali posisi ketua Komisi Pemberantasan Korupsi menyempit. Sejumlah fraksi memberikan sinyal negatif


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News