Selasa, 23 Juli 2019 – 16:07 WIB

Erupsi Gunung Soputan

Bandara Sam Ratulangi Masih Beroperasi Normal

Minggu, 16 Desember 2018 – 20:50 WIB
Bandara Sam Ratulangi Masih Beroperasi Normal - JPNN.COM

Beberapa pesawat sedang terparkir. Foto Ilustrasi/jpnn.com

jpnn.com, SULAWESI UTARA - Gunung Soputan di Sulawesi Utara mengalami erupsi sejak Minggu (16/12) dini hari. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, erupsi masih berlanjut dengan ketinggian abu sekitar 8.800 meter di atas permukaan laut. 

Area yang dinyatakan terdampak yakni pada radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat daya sejauh 6,5 km. Hingga pagi tadi, Gunung Soputan masih terus mengeluarkan abu vulkanik, bergemuruh, dan tremor.

Data dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi menunjukan bahwa Abu Vulkanik tidak terdeteksi di bandara Sam Ratulangi. Bandara Sam Ratulangi Manado dinyatakan masih aman dan masih beroperasi dengan normal. Jarak batas terluar abu vulkanik dengan Bandara Sam Ratulangi adalah 21NM.

"Dari laporan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, Kol (Pnb.) Sarmanto kepada kami, Bandara Sam Ratulangi tidak terdampak abu vulkanik karena erupsi Gunung Soputan, bandara masih dinyatakan aman untuk operasional," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti.

Polana lantas menginstruksikan kepada Otoritas Bandara dan para stakeholder untuk selalu berkordinasi. 

"Saya menginstruksikan, koordinasi dan komunikasi kepada semua pihak. Saya minta untuk memonitor selalu informasi yang disampaikan baik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG maupun dari source lainnya dan Airnav agar mendistribusikan informasi tersebut melalui NOTAM kepada airlines dan bandara," jelas Polana.

Sementara Sarmanto menjelaskan dari informasi yang dikumpulkan, semua bandara yang berada di wilayah kerjanya dalam keadaan aman dan dapat beroperasi normal. 

“Seluruh bandara di wilayah kerja Otban VIII tidak terdampak dan bisa beroperasi normal” ujar Sarmanto.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar