Banggar Berharap APBN 2023 Mampu Jawab Tantangan

Banggar Berharap APBN 2023 Mampu Jawab Tantangan
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat memberikan laporan pada Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan atas RUU APBN Tahun 2023, Kamis (29/9/2022). Foto: Arief/Man

Italia 8,4 persen, AS 8,3 persen, dan Jerman 7,9 persen.

Indonesia sendiri mengalami kenaikan inflasi, tetapi masih pada batas terkendali, yaitu di level 4,7 persen.

Palatabilitas (kesukaran) atas berbagai komoditas dunia masih berlanjut hingga kini.

Misalnya, harga gas alam naik 97,8 persen dan minyak bumi jenis brent mengalami kenaikan 15,6 persen.

Defisit APBN yang tahun lalu masih diberi toleransi melebihi 3 persen dari PDB, kini tidak bisa lagi.

Pada RUU APBN 2023, defisit kembali normal, paling tinggi 3 persen.

Banggar dan DPR sudah sepakat defisit APBN 2023 sebesar Rp598,2 triliun atau 2,85 persen terhadap PDB. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Badan Anggaran (Banggar) DPR RI berharap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) 2023 mampu menjawab tantangan tahun depan.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News