Bank Sinarmas Gelar Pelatihan Bagi UMKM & Nasabah di Bengkulu
jpnn.com, BENGKULU - Bank Sinarmas menggelar sosialisasi dan pelatihan bagi UMKM dan nasabah di Grage Hotel Bengkulu pada Jumat (8/11).
Lending & Wholesale Banking Director Bank Sinarmas, Ekajaya mengatakan Bengkulu merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM.
"Industri UMKM ini telah menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia," ujar Eka.
Berdasarkan data sekitar 97 persen dari total lapangan pekerjaan disediakan oleh UMKM.
Artinya kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia sangatlah besar, namun di balik potensi tersebut UMKM juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, pemasaran dan pengelolaan usaha yang masih perlu ditingkatkan.
"Untuk itu Bank Sinarmas menyelenggarakan acara ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam membantu pelaku UMKM agar dapat mengatasi tantangan tersebut," terang Eka.
Sektor UMKM telah menjadi salah satu prioritas Bank Sinarmas dalam mengembangkan bisnis dengan penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM mencapai 7,5 Triliun dengan jumlah sebanyak lebih dari 37 ribu pelaku UMKM yang tersebar di seluruh cabang Bank Sinarmas di Indonesia, dengan Rp 3,5 Triliun, di antaranya adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan program pemerintah.
Di Provinsi Bengkulu, Bank Sinarmas telah menyalurkan pembiayaan kurang lebih Rp 900 Miliar, penyaluran tersebut diberikan kepada 3.679 pelaku UMKM dengan 2.256 nasabah telah mendapatkan program KUR.
Sektor UMKM telah menjadi salah satu prioritas Bank Sinarmas dalam mengembangkan bisnis dengan penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM.
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Digelar, Pramono Targetkan 6 Juta Pengunjung
- Komdigi-DPR RI Dorong Koperasi Jadi Penyelamat UMKM dari Jerat Pinjol Ilegal
- GoPay Merchant Hadirkan Fitur Tagih via QRIS, Penjual Kini Makin Praktis Terima Pembayaran
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
- Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Pemda-Pelaku Usaha
- Lima Daerah di Jateng Jadi Pilot Project Program Idaman
JPNN.com




