JPNN.com

Bansos Pandemi Covid-19 Disusupi Kepentingan Pilkada 2020?

Jumat, 08 Mei 2020 – 15:03 WIB
Bansos Pandemi Covid-19 Disusupi Kepentingan Pilkada 2020? - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi menilai, penyaluran bantuan besar-besaran dari pemerintah kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19, rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik.

Contoh kasus, penempelan stiker Bupati Klaten, Jawa Tengah Sri Mulyani di kemasan hand sanitizer bantuan Kementerian Sosial.

Ari membenarkan daam hal ini memang tidak ada aturan yang dilanggar, karena belum masuk masa kampanye. Tetapi peristiwa yang terjadi tidak bisa dibiarkan dan dipandang enteng.

Karena kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat disalahgunakan pihak tertentu. Selain itu, terkesan ada pembohongan publik terhadap warga penerima.

"Bayangkan, untuk hand sanitizer saja dimanipulasi, bagaimana dengan yang lain," ujar Ari dalam pesan tertulis, Jumat (8/5).

Untuk itu, Ari yang pernah menjadi tenaga ahli desk pilkada Kemendagri ini meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat pelanggaran-pelanggaran terkait penyalahgunaan bantuan.

Karena rawan akan kembali terulang hingga masa tahapan Pilkada 2020, mengingat pandemi Covid-19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhir.

Pembimbing disertasi pada program Pascasarjana Universitas Padjadjaran ini kemudian memaparkan catatannya pada Pilkada serentak 2017 lalu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
rama