Bantah jadi Dukun, Subur Mengaku Punya Production House

Bantah jadi Dukun, Subur Mengaku Punya Production House
Bantah jadi Dukun, Subur Mengaku Punya Production House
JAKARTA - Meski divonis menyimpang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena melakukan praktek perdukunan dan peramalan, pihak Subur terus membantah pihaknya sebagai dukun atau peramal.

Kuasa hukum Subur, Ramdan Alamsyah, menyebut klainnya berprofesi sebagai pengusaha. Hal itu dibuktikan dengan akta keluarga.

"Di akta keluarga, Eyang Subur itu bekerja sebagai wirausaha. Dia sebagai pemilik saham, perusahaannya bergerak di bidang perfilman," kata Ramdan di Jakarta, Selasa (23/4).

Dalam perusahaan filmnya itu, Eyang Subur banyak mengumpulkan cineas dan artis. "Termasuk di antaranya Arya Wiguna sebagai editor film. Yang bilang dukun, tukang santet itu tidak benar," terangnya.

JAKARTA - Meski divonis menyimpang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena melakukan praktek perdukunan dan peramalan, pihak Subur terus membantah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News