Bantah Pelecehan, Anas Mengaku Hanya Pegangan Tangan

Bantah Pelecehan, Anas Mengaku Hanya Pegangan Tangan
Gubernur Riau H Anas Maamun. JPNN.com

Bahkan, versi Anas, setelah pertemuan-pertemuan itu dia sering diajak ke Jakarta hanya sekedar berlibur. "Setelah pertemuan saya sering diajak ke Jakarta, "Pak ke Jakarta lah kita, jalan-jalan ajo kita Pak". Itu kata dia. Saya tidak berdusta," ujar Anas menceritakan. Karena banyak kerjaan sebagai Gubernur, Anas tidak pernah merespon ajakan itu.

"Dia datang lagi dua hari setelah itu ingin jadi staf khusus gubernur, saya bilang tak ada staf khusus. Dia lihatkan ada SK lama Gubernur Rusli Zainal, saya bilang saya pelajari dulu. Saya tidak bisa angkat, kan tak ada biaya untuk honor. Dia bilang "angkat saja, saya digaji tak apa," ujar Anas menceritakan.

Dalam pertemuan keempat kali di rumah Anas, disaksikan oleh pembantunya yang duduk di tangga naik ke lantai dua. Saat itu Wide juga mengurus sebuah undangan acara yang harus ditandatangani Anas. Bahkan, dia sempat memberikan uang Rp 10 juta untuk biaya cetak undangan tersebut.

"Waktu pulang, saya berdiri. Dia sewaktu turun megang tangan saya, gandeng mempet sambil tanya kapan ke Jakarta. Setelah itu sampai di ruang tamu duduk minum kemudian dia pulang," jelasnya.

Nah, satu jam kemudian, Wide kembali mengirim pesan singkat menyampaikan bahwa saat Wide pulang, di luar rumahnya banyak wartawan dan LSM. SMS itu dibalas Anas yang mengaku tidak mempersoalkan karena memang tidak ada masalah apa-apa.

Anas menduga momen pegangan tangan inilah yang dijadikan Wide 'menjerat' dirinya dengan isu pelecehan seksual. Apalagi Anas heran mengapa pada kedatangan Wide itu ada wartawan dan LSM. Seakan-akan isu ini sengaja dibuat sedemikian rupa.

Ditambahkan, sehari kemudian Wide kembali mengirim pesan singkat meminta uang Rp 1 miliar untuk meredam agar wartawan dan LSM tidak mempersoalkan pertemuan mereka itu.

"Besoknya dia SMS lagi. Dia bilang wartawan dan LSM mendesak dia, dia minta uang satu milyar untuk bereskan ini. Saya bilang tidak ada ini kamu gak beres," papar Anas sembari menyebut jika permintaan uang terus berlanjut dengan nomimal berbeda, ada Rp 4 miliar dan terakhir Rp 3 miliar.

JAKARTA - Gubernur Riau H Anas Maamun secara tegas membantah telah melakukan pelecehan seksual kepada Wide Wirawati, putri dari tokoh pendidikan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News