Banyak Honorer Bodong, tetapi Ada Kabar Baik untuk K2, Syukurlah

Banyak Honorer Bodong, tetapi Ada Kabar Baik untuk K2, Syukurlah
Anggota DPR RI Mardani Ali Sera bicara soal RUU ASN terkait nasib honorer. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengungkapkan, dari 2,3 juta tenaga non-ASN, banyak di antaranya merupakan honorer bodong alias siluman.

Namun, tidak lantas rencana pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibatalkan.

Mardani mengatakan hal tersebut menanggapi kabar yang beredar, yang menyebut pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK telah dibatalkan.

"Ah, enggak ada itu pembatalan pengangkatan honorer menjadi PPPK," kata Mardani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (6/9).

Pada kesempatan yang sama, Mardani mengungkapkan fakta dari hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bahwa data dari 2,3 juta tenaga honorer itu ternyata banyak yang bodong.

"Proses pemeriksaan data honorer ini masih berjalan. Nah, yang sudah rapi datanya, diangkat (jadi) PPPK," kata Mardani, dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, pemberesan data 2,3 juta tenaga honorer itu dilakukan sebelum proses pengangkatan honorer menjadi PPPK dan ditargetkan tuntas pada Desember 2024.

Sebab, lanjut Mardani, apabila 2,3 juta tenaga honorer tersebut langsung diangkat tanpa dilakukan verifikasi validasi data ulang, maka itu akan merugikan negara dan tidak adil bagi para tenaga honorer yang sudah benar-benar mengabdi.

Terungkap banyak honoror bodong atau siluman, beredar isu pengangkatan honorer jadi PPPK dibatalkan, tetapi honorer K2 aman.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News