Basarah Terkejut Disebut Sebagai Calon Pengganti Anas

Basarah Terkejut Disebut Sebagai Calon Pengganti Anas
Ahmad Basarah. Foto: dokumen JPNN.Com

Namun, dia menegaskan, dalam fatsun di DPP PDI Perjuangan tidak diperkenankan kader menolak atau meminta penugasan.

Dia menegaskan kalau ada kader yang menolak perintah Mega dan partai, sejatinya mereka belum memaknai cara berpartai.

"Ketika Ibu Mega menugaskan kepada siapa pun tanpa terkecuali, tidak elok rasanya menolak nolak atau menawar jabatan itu," katanya.

Lebih lanjut, Basarah menuturkan, Desember 2016 lalu dia bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berkeliling di Jawa Timur. Mereka menemui sejumlah kiai di hampir 25 titik.

Nah, di setiap titik hampir ada 25-30 kiai baik struktural dan kultural Nahdatul Ulama (NU) yang ditemui.

Menurut dia, para kiai yang ditemui secara eksplisit menyebut nama Saipullah Yusuf untuk cagub Jatim.

"Sedangkan untuk wakil, bahkan ada yang menyampaikan secara resmi melalui surat diserahkan sepenuhnya kepada kearifan dan pandangan Bu Mega," katanya.

Nah, dia yakin kiai-kiai di Jatim akan menerima apa pun dan siapa pun cawagub yang diputuskan Mega nanti.

Menurut Basarah, Ibu Megawati tahu proses perkembangan dan talenta masing-masing kadernya. Ada yang dikader sebagai kader ideologis, pemerintahan, dan lain-lain

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News