Batik Trusmi Perkuat Pariwisata Cirebon

Potensi itu meliputi wisata budaya, alam, religi, kuliner maupun sejarah.
"Karena itu, kami bahkan sudah mempromosikan Cirebon hingga ke tingkat dunia, guna menarik wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Cirebon," ujarnya.
Ibnu Riyanto, owner BT Batik Trusmi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenpar atas perhatian dan dukungannya.
Setelah enam tahun mewarnai industri kreatif di Cirebon, Ibnu berharap Trusmi Group bisa semakin tumbuh berkembang lagi.
Sehingga dimasa depan, Batik Trusmi tetap bisa dijadikan destinasi wisata budaya, wisata buatan, wisata belanja batik dan kuliner Cirebon.
Kita juga berusaha bisa mempekerjakan lebih banyak karyawan lagi, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, katanya.
Acara ini antara lain diisi dengan rebranding logo, dengan memperkenalkan logo BT Batik Trusmi baru.
Logo Batik Trusmi yang dulunya memiliki latar belakang warna kuning, kini menjadi berwarna hitam dengan tulisan BT Batik Trusmi berwarna emas.
- Calon Haji Asal Cirebon Meninggal Dunia di Embarkasi Indramayu
- Kemenpar Kerja Sama dengan Diageo Indonesia Kembangkan SDM Pariwisata
- Pelaku Pelecehan Terhadap Remaja di Mal Cirebon Dipukuli Warga
- IGMJ 2025, Event Musik yang Menyatukan Budaya, Alam, dan Seni dalam Satu Panggung
- Main Alkohol Bareng Teman, Bocah 12 Tahun Terbakar
- Malam H-2 Lebaran Jalur Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemudik