JPNN.com

Bawa Konsep One Pacific Destination, Dubes Tantowi Yahya Temui Wishnutama

Rabu, 13 November 2019 – 23:59 WIB Bawa Konsep One Pacific Destination, Dubes Tantowi Yahya Temui Wishnutama - JPNN.com
Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengunjungi Menparekraf Wishnutama Kusubandio di kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (12/11). Foto: KBRI Wellington

jpnn.com, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya terus berupaya mewujudkan kawasan Pasifik sebagai destinasi tunggal pariwisata atau One Pacific Destination. Dalam rangka itu pula Tantowi menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio di Jakarta, Selasa (12/11).

Tantowi mengatakan, One Pacific Destination merupakan konsep yang ditawarkan Indonesia kepada negara-negara Pasifik. Indonesia memaparkan konsep itu dalam Pacific Expo 2019 di Auckland, Selandia Baru pada Juli lalu.

“Para peserta tourism forum Pacific Expo 2019 sudah membicarakan konsep itu di mana ada Indonesia di dalamnya,” ujar Tantowi melalui layanan pesan. “Gagasan inilah yang disambut antusias negara-negara Pasifik.”

Tantowi menjelaskan, Australia yang menjadi pusat wisata kapal pesiar (cruise) di Pasifik menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan konsep One Pacific Destination. Menurutnya, sekitar 80 persen penumpang kapal pesiar ke Selandia Baru dan negara-negara Pasifik lainnya berasal dari Australia.

Ambasador berlatar belakang entertainer itu mengatakan, kawasan Pasifik memiliki pantai berpasir putih dan laur dengan air sejernih kristal. Oleh karena itu Tantowi mengharapkan berbagai keindahan dan keunikan Pasifik bisa memikat wisatawan Amerika, Eropa, Timur Tengah, Tiongkok dan negara Asia lainnya.

“Harapannya makin banyak turis Amerika, Eropa, China dan Timur Tengah datang ke kawasan Pasifik menikmati eksotisme maupun keunikan di dua puluh negara. Ini peluang yang kita ciptakan,” tuturnya.

Tantowi meyakini wilayah timur Indonesia yang secara geografis menjadi bagian Pasifik akan memperoleh keuntungan dari One Pacific Destination. “Banyak yang akan kita peroleh melalui pengintegrasian ini. Akses wisatawan dunia untuk menikmati Papua, Maluku dan NTT akan terbuka,” tegasnya.(ara/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...