Bayi 8 Hari Dikhitan, Nyaris Seluruh Genitalianya Terpotong

Bayi 8 Hari Dikhitan, Nyaris Seluruh Genitalianya Terpotong
Mohel memegang pisau bedah saat hendak menyunat bayi laki-laki dari keluarga Yahudi. Foto: Ronen Zvulun/Reuters

jpnn.com - HAIFA - Seorang bayi di Israel terpaksa dilarikan ke rumah sakit gara-gara kesalahan dalam proses sirkumsisi atau khitan, Senin (5/9).

Insiden itu terjadi saat bayi tersebut menjalani brit milah, sebuah prosesi khitan bagi anak laki-laki Yahudi pada hari kedelapan setelah kelahirannya.

Bayi itu harus menjalani operasi di Rambam Health Care Campus, Haifa, karena luka parah pada genitalianya.

The Jerusalem Post melaporkan operasi panjang dan rumit itu melibatkan tiga ahli bedah.

Doktor Akram Asadi, ahli bedah di Rambam Health Care Campus, menyatakan dirinya belum pernah melihat kasus seperti itu. 

“Kami tidak tahu persis bagaimana itu terjadi, tetapi bayi tersebut menderita pada organ genitalnya yang hampir seluruhnya terpotong,” katanya.

Ahli bedah yang telah berpraktik selama 20 tahun itu mengungkapkan luka pada genitalia bayi tersebut sangat parah.

“Ini kasus yang mengejutkan,” tuturnya.

Bayi itu harus menjalani operasi di Rambam Health Care Campus, Haifa, karena luka parah pada genitalianya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News