Bea Cukai Berikan Asistensi untuk Bantu UMKM yang Kesulitan Ekspor

Bea Cukai Berikan Asistensi untuk Bantu UMKM yang Kesulitan Ekspor
Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan, Hatta Wardhana mengatakan kegiatan asistensi secara terus menerus dilakukan oleh Bea Cukai. Foto: dok Bea Cukai

Masih di wilayah Jawa Tengah, Bea Cukai Yogyakarta bersama Pemda Sleman mengadakan pelatihan menajamen ekspor kepada 20 eksportir pemula maupun IKM yang berorientasi ekspor.

Bea Cukai Yogyakarta menyatakan dukungan penuh terhadap IKM untuk bisa mengekspor produknya secara mandiri.

“Dengan meningkatnya kinerja ekspor diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian daerah dan pusat,” ujar Hatta.

Sementara itu, di Magelang Bea Cukai bersinergi dengan KPPN Purworejo dan KPP Pratama Kebumen mengadakan acara pemberdayaan UMKM oleh Kementerian Keuangan.

Jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64 juta dan mampu meyerap tenaga kerja hingga 97%, berkontribusi 57% pada produk domestik bruto.

Akan tetapi, ekspor UMKM hanya berkisar pada angka 15%.

Apabila dibandingkan dengan perusahaan besar, belum sebanding dan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk bisa mendorong produk UMKM tembus pasar internasional.

Hatta menambahkan UMKM Kebumen dan Purworejo sebagian besar sudah siap ekspor, mereka memiliki produk yang bagus, sebagian dari mereka juga telah memiliki izin lengkap, seperti NPWP, NIB bahkan HCCP untuk produk makanan juga sudah ada yang memiiki.

Hanya saja mereka masih mengalami kesulitan dalam mencari pasar, sehingga masih diperlukan berbagai pelatihan, terutama cara mencari pasar di luar negeri.

Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan, Hatta Wardhana mengatakan kegiatan asistensi secara terus menerus dilakukan oleh Bea Cukai.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News