Begini Kekejaman Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora, Tanpa Kata-kata

Begini Kekejaman Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora, Tanpa Kata-kata
Kapolda Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso, saat meninjau TKP kekerasan terhadap warga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/11/2020). ANTARA/HO-Dokumentasi Polda Sulawesi Tengah

jpnn.com, PALU - Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengungkap kekejaman kelompok yang diduga Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, di Sigi.

Menurut Irjen Baso, peristiwa di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu diduga dilakukan oleh delapan orang DPO kelompok MIT.

“Dari keterangan saksi yang melihat langsung saat kejadian yang kami konfirmasi dengan foto-foto DPO MIT Poso, ada kemiripan," kata Baso, di Palu, Minggu (29/11).

Peristiwa itu berlangsung pada Jumat (27/11)  pukul 09.00 WITA, di salah satu rumah warga di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi.

Mulanya rumah warga tersebut didatangi delapan OTK (orang tak dikenal).

Delapan orang itu masuk melalui pintu belakang untuk mengambil bahan kebutuhan pokok secara paksa, tanpa kata-kata.

"Masuk lewat belakang mengambil beras kurang lebih 40 kilogram. Setelah itu melakukan penganiayaan tanpa ada statement apa pun, menggunakan senjata tajam tanpa perikemanusiaan mengakibatkan empat orang korban,” ungkap Irjen Baso.

Bahkan, para pelaku kemudian membakar sekitar enam rumah milik warga setempat.

Kapolda Irjen Abdul Rakhman Baso ungkap keterangan saksi yang melihat kelompok yang diduga Mujahidin Indonesia Timur beraksi di Sigi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News