Belajar Hampir 24 Jam sampai Lupa Tidur

Belajar Hampir 24 Jam sampai Lupa Tidur
Dari kiri, Luh Putu Lindayani, Ni Kadek Vani Apriyanti, I Wayan Rika, Putu Siska Apriliyani, dan Putu Indri Widiani. F-ADRIAN SUWANTO/ RADAR BALI (Grup JPNN)
Vani memang siswa yang gila belajar. Tidak hanya di sekolah, di mana pun berada, dia tak pernah lepas dari buku pelajaran. Apalagi, saat menjelang unas. Hampir seluruh waktunya habis untuk menjawab soal-soal latihan ujian.

"Sepanjang waktu saya terus belajar dan menjawab soal. Itu kuncinya," ujar Vani kepada Jawa Pos Radar Bali.

Menurut dia, begitu waktu unas semakin dekat, hanya belajar dan belajar yang dilakukannya. "Dari pagi hingga pukul 18.00 saya belajar di sekolah. Sampai di rumah, saya masih belajar dan mengerjakan tugas dari guru," tutur anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Bahkan, saking asyiknya belajar, Vani bisa lupa waktu hingga pagi. Jam tidurnya sampai dikorbankan untuk belajar. "Saya punya kelompok belajar yang terbiasa belajar hingga pagi. Kami terbiasa untuk tidur sebentar dan begitu bangun langsung belajar lagi," ungkap Vani sembari sibuk menjawab telepon dari wartawan yang bermaksud mewawancarai.

BUKAN tahun ini saja para siswa SMAN 4 Denpasar, Bali, meraih nilai tertinggi ujian nasional (unas) tingkat nasional. Tahun lalu dan tahun-tahun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News