JPNN.com

Benarkah Menyikat Gigi 3 Kali Sehari Bisa Kurangi Risiko Gagal Jantung?

Kamis, 05 Desember 2019 – 21:41 WIB Benarkah Menyikat Gigi 3 Kali Sehari Bisa Kurangi Risiko Gagal Jantung? - JPNN.com

jpnn.com - Sebuah studi baru mengklaim bahwa menyikat gigi lebih dari dua kali sehari bisa mengurangi risiko menderita gagal jantung lebih dari 10 persen.

Para peneliti dari Universitas Wanita Ewha di Seoul, Korea Selatan melakukan penelitian ini untuk menentukan apakah peningkatan kebersihan mulut bisa dikaitkan dengan penurunan risiko terjadinya atrial fibrilasi - kondisi kesehatan yang menyebabkan denyut jantung cepat yang tidak normal dan gagal jantung.

Tim peneliti meneliti lebih dari 160 ribu peserta berusia antara usia 40 tahun dan 79 tahun, tidak ada yang memiliki riwayat atrial fibrilasi atau gagal jantung, dan mengumpulkan data mereka dari Sistem Asuransi Kesehatan Nasional Korea.

Setelah menjalani penilaian medis rutin antara 2003 dan 2004, di mana peneliti mencatat atribut termasuk tinggi, berat badan, penyakit masa lalu, gaya hidup dan kebersihan mulut, para peserta semua ditindaklanjuti untuk jangka waktu rata-rata 10 setengah tahun.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal European Journal of Preventive Cardiology, menemukan bahwa tiga persen individu mengalami fibrilasi atrium selama penelitian, sementara sekitar lima persen mengalami gagal jantung.

Para peneliti menyimpulkan bahwa menyikat gigi tiga kali atau lebih sehari dikaitkan dengan risiko 10 persen lebih rendah terkena atrial fibrilasi dan 12 persen mengurangi risiko menderita gagal jantung.

Namun, para peneliti mengakui bahwa penelitian ini memiliki "beberapa keterbatasan", termasuk faktor-faktor seperti kumpulan data yang hanya terdiri dari peserta dari keturunan Asia, sinar-X gigi tidak digunakan untuk menentukan adanya penyakit gusi yang ada dan jumlah kali para peserta melakukan kunjungan gigi tidak bisa dipastikan.

Lebih lanjut, sebuah tajuk rencana yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah untuk mengiringi rilis penelitian tersebut menyatakan bahwa "hubungan sebab-akibat dari asosiasi ini tidak jelas".

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...