JPNN.com

Benarkah Teh Hijau Lebih Baik daripada Teh Hitam?

Kamis, 27 Desember 2018 – 05:20 WIB Benarkah Teh Hijau Lebih Baik daripada Teh Hitam? - JPNN.com

jpnn.com - Teh adalah salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Teh dapat menjadi teman mengobrol, teman makan, atau bahkan sekedar teman bersantai di pagi atau sore hari.  Ada banyak sekali jenis teh beredar di pasaran, seperti teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih, dan lainnya. Akan tetapi, yang paling dikenal adalah teh hijaudan teh hitam.

Meskipun berasal dari spesies yang sama, yaitu Camellia sinensis, teh hijau dan teh hitam memiliki beberapa perbedaan, mulai dari warna hingga kandungannya. Simak perbedaannya di bawah ini:

Terdapat perbedaan dari proses produksi teh hijau dan teh hitam. Untuk membuat teh hijau yang siap dihidangkan di cangkir Anda, teh pertama-tama dipetik, dikeringkan, lalu dikukus. Proses ini bertujuan untuk mencegah terjadinya oksidasi atau fermentasi pada daun teh, sehingga warnanya tetap hijau dan rasanya tetap segar.

Sementara itu, setelah dipanen dan dikeringkan, teh hitam dihancurkan atau digulung, lalu dibiarkan sejenak agar terpapar oksigen sampai teroksidasi atau terfermentasi. Karena proses oksidasi tersebut, warna daun teh tersebut berubah menjadi hitam serta memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat.

Kenali kandungan kafein pada teh

Kandungan kafein dari teh hitam dan teh hijau bervariasi, tergantung dari varietas tanaman, cara diproses, dan penyeduhannya. Secara umum, kandungan kafein dari teh hijau lebih rendah dibandingkan dengan teh hitam.

Kandungan kafein dalam secangkir hijau adalah 24-20 mg. Sementara itu pada segelas teh hitam terkandung kafein sebanyak 14-61 mg.

Sama seperti kafein pada kopi, kafein yang terkandung dalam teh adalah zat stimulan yang dapat memperbaiki mood, mengusir kantuk, dan meningkatkan kesigapan seseorang. Selain kafein, teh juga mengandung zat theanine yang tidak terdapat di dalam kopi.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...