Benarkah Virus Corona Bisa Menyerang Jantung?  

Benarkah Virus Corona Bisa Menyerang Jantung?  
Anak-anak di Stasiun Kereta Cepat Hong Kong West Kowloon, Hong Kong, Kamis (23/1), memakai masker untuk mencegah penularan virus corona baru, Foto: REUTERS/Tyrone Siu/wsj/cfo

jpnn.com, JAKARTA - Virus corona yang menyerang warga di Wuhan, China, tak hanya bisa menginfeksi saluran pernapasan seperti tenggorokan dan paru-paru, tetapi juga jantung walau tidak secara langsung.

"(Efeknya) tidak secara langsung (ke jantung). Virus corona memunculkan suatu infeksi terutama pada paru. Paru kan berhubungan dengan organ tubuh. Infeksi berpengaruh pada tubuh, termasuk pada jantung," ujar dokter spesialis jantung rumah sakit MMC Jakarta, dr. Dicky Armein Hanafy di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Dicky, jika infeksi menyebar ke tenggorokan dan paru-paru, penderita bisa mengalami pneumonia, terutama jika mereka berusia lanjut, orang dengan penyakit jantung, atau orang dengan sistem kekebalan yang lemah. “Efek terburuknya kematian pada penderita terutama jika menginfeksi jantung,” ujar Dicky.

Virus corona pertama kali diisolasi tahun 1937 dari infeksi virus bronkitis pada unggas. Selama 70 tahun terakhir, para ilmuwan telah menemukan virus ini dapat menginfeksi hewan lain seperti tikus, tikus, anjing, kucing, kalkun, kuda dan babi, seperti dilansir Medical News Today.

Pada manusia, virus corona diidentifikasi pada 1960-an dan tipe yang paling umum menyerang manusia ialah, OC43, 229E, NL63 dan HKU1. Dua penyakit berbahaya yang ditimbulkan virus corona ini ialah SARS dan MERS.

Laman WebMd menyebut, penyebaran virus biasanya paling sering melalui batuk dan bersin orang yang terinfeksi, menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi, atau menyentuh hal-hal seperti gagang pintu yang disentuh orang yang terinfeksi.

Adapun gejala yang umumnya penderita rasakan antara lain: pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan kadang-kadang demam.(antara/jpnn)

Virus corono ternyata tidak hanya bisa menginfeksi saluran pernafasan, tetapi juga jantung, walau tidak secara langsung.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News