Benda Pusaka Kerajaan Bone Dicuri, Pelakunya Diduga Orang Ini

Benda Pusaka Kerajaan Bone Dicuri, Pelakunya Diduga Orang Ini
Polisi melakukan olah TKP di lokasi pencurian. Ilustrasi Foto: dok JPNN/Ricardo

Kejadian diduga pada Sabtu (15/1) malam karena staf museum saat itu masih berkantor pada Sabtu dan pulang pukul 15.30 WITA.

Dia menduga kejadian pencurian tersebut pada malam hari karena banyak barang pusaka yang hilang tidak ternilai harganya dibawa kabur pencuri.

Dugaan sementara pelakunya orang yang pernah tinggal di belakang museum setempat setelah diminta pindah.

"Di sana tidak ada satpam. Dulu memang ada orang tinggal di belakang. Kami panggil yang bersangkutan agar mengosongkan lokasi karena penertiban aset. Tetapi, itu satu minggu lalu sebelum kejadian, mereka tinggalkan (museum)," bebernya.

Diketahui, Museum La Pawawoi memiliki koleksi kurang lebih 331 benda pusaka, seperti peralatan dapur, pakaian adat, koin, dan senjata, termasuk koleksi keramik yang sebagian besar dari peralatan makan para Raja Bone.

Di museum itu ada stempel Kerajaan Bone dan miniatur perahu Pinisi, termasuk silsilah Kerajaan Bone dari awal hingga akhir.

Museum La Pawawoi diambil dari nama seorang Raja Bone Ke-31 yang telah mendapat pengakuan sebagai pahlawan nasional yakni La Pawawoi Karaeng Sigeri.

Museum ini dulunya merupakan bekas Istana Andi Mappanyukki Raja Bone Ke-32 yang didirikan pada 5 Januari 1971 oleh Bupati Bone, H Suaib. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Polisi sedang menyelidiki pencurian benda pusaka bersejarah Kerajaan Bone di Museum La Pawowi, Kabupaten Bone, Sulsel.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News