Benteng Laskar Wong Kito, Mereka Saling Mengerti

Benteng Laskar Wong Kito, Mereka Saling Mengerti
Pemain Sriwijaya FC, Supardi. Foto: Sumek/dok.JPNN

Keduanya diapit Supardi yang tak tergantikan di sisi kanan (20 pertandingan) dan Zalnando (12 games) atau Wildansyah (12 games) di sisi kiri.

Jika ada yang berhalangan, posisi bek tengah dipercayakan kepada Ngurah Wahyu Trisnajaya alias Nanak. Selama ini Nanak merumput 11 kali yang kadang jadi starter dan cadangan main. 

Ada pula Achmad Jufriyanto yang dibagi perannya sebagai gelandang bertahan. Bek yang karib disapa Jupe ini merumput 13 kali. 

Sementara untuk kiper, didominadi Teja Paku Alam. Dia baru tiga kali digantikan Yogi Triana karena ada masalah dengan kebugaran dan sejali digantikan Tri Hamdani Goentoro.

"Jarang rotasi di sektor belakang membantu pemain saling mengerti dan memahami satu dengan lainnya. Hal ini ditambah dengan pemain yang mau belajar. Contohnya Mauricio. Dia cepat menyatu dengan tin karena mau belajar Bahasa Indonesia dan mengenal karakter rekan setim," jelasnya.

"Situasi ini membuat miskomunikasi berkurang dan pertahanan makin kokoh," lanjutnya. (kmd/ion/sam/jpnn)

PALEMBANG – Selain moncer dalam urusan mencetak gol, skuat Sriwijaya FC juga kokoh dalam bertahan.  Terbukti, benteng pertahanan tim asal


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News