Bentrok Berdarah, Satu Tewas 24 Luka

Bentrok Berdarah, Satu Tewas 24 Luka
Bentrok Berdarah, Satu Tewas 24 Luka
LARANTUKA--Bentrok antar warga dua desa yakni Lewonara dan Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur kembali pecah, Selasa (13/11). Bentrok kali ini menyebabkan Laus Hege (38) tewas dan 24 orang lainnya terluka.

Selain korban jiwa, dua unit truk dan sembilan unit sepeda motor milik warga dibakar dalam bentrok tersebut. Konflik kedua desa sudah berlangsung hampir dua bulan terakhir. Selasa (13/11) pagi sekira pukul 08.00 Wita, sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya, sekira 50 warga Lewonara menumpang dua truk memasang patok melewati Desa Lewobunga sebagai tanda batas tanah ulayat mereka.

Meski Pemkab Flotim dan aparat kemanan sudah meminta agar pemasangan patok tidak dilaksanakan mengingat situasi keamanan belum kondusif, warga Lewonara tetap memaksa dengan alasan mereka telah melakukan ritual adat "paha kemaha". Mereka menjamin, pemasangan patok tersebut berlangsung dalam suasana damai.

Seminggu sebelumnya sejumlah utusan Lewonara telah meminta Pemkab Flotim dan aparat keamanan mefasilitasinya demi Kamtibmas. "Mereka menyebut pemasangan patok ini sebagai pembuka jalan dalam upaya kita mendamaikan kedua pihak. Tapi kita minta untuk ditunda dulu," terang Bupati Flores Timur, Yosni Herin di Pulau Adonara, Senin (12/11).

Nasib malang menimpa mereka. Sekira pukul 09.30 Wita ketika berkemas hendak pulang usai pemasangan patok, secara tiba-tiba mereka diserang warga Lewobunga yang bersenjatakan parang, busur-panah, tombak dan senjata api rakitan. Karena tidak mempersenjatai diri, 18 orang menjadi korban. Satu diantaranya meninggal dunia.

LARANTUKA--Bentrok antar warga dua desa yakni Lewonara dan Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur kembali pecah, Selasa (13/11).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News