Beri Kuliah Umum di Unram, Hasto Tegaskan Indonesia Punya Modal jadi Penengah Masalah Dunia

Beri Kuliah Umum di Unram, Hasto Tegaskan Indonesia Punya Modal jadi Penengah Masalah Dunia
Doktor Ilmu Pertahanan Dr. Hasto Kristiyanto saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negara di Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/9). Foto: Dokumen PDIP.

jpnn.com - MATARAM - Doktor Ilmu Pertahanan Dr. Hasto Kristiyanto mengajak para mahasiswa menjadi diplomat andal guna membawa misi Indonesia sebagai juru damai dunia. Dia pun meminta para mahasiswa mampu melihat ke luar (outward look) dan memiliki daya imajinasi seperti yang dilakukan oleh pendiri bangsa, yakni Bung Karno, Bung Hatta, dan lainnya.

"Indonesia harus menjadi juru damai bangsa-bangsa,” kata Hasto saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negara di Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/9).

“Ada konflik di Timur Tengah, Indonesia harus jadi juru damai. Ketegangan di Laut China Selatan, Indonesia harus terdepan," tambah Hasto. 

Dalam kuliah umum Hasto ini, hadir Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Rektor Unram Prof. Bambang Hari Kusumo, anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat, dan Sekretaris Umum DPP Bamusi sekaligus anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah.

Kuliah umum tersebut juga membahas pertahanan negara dalam cara pandang geopolitik, sehingga hadir juga dalam kesempatan itu  Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto. 

Di hadapan ratusan mahasiswa sivitas academika Unram, Hasto mengingatkan bagaimana era Bung Karno dengan keterbatasan ekonomi mampu mengirimkan bantuan kepada negara terjajah untuk merdeka. Dia mencontohkan bagaimana Indonesia membantu Pakistan agar merdeka dari Inggris. "Ini pertanyaan kunci untuk belajar sejarah, untuk menemukan api spirit di dalam sejarah tersebut demi mempelajari masa depan," kata Hasto.

Sekretaris jenderal DPP PDI Perjuangan itu juga menyampaikan seharusnya Indonesia menjadi negara yang menjembatani pertemuan kelas dunia.

"Itu seharusnya tugas kita. Karena itulah, Bung Karno, Bung Hatta, dan pendiri bangsa lainnya pada masa lalu bisa membuat Indonesia menjadi negara pemimpin dunia," jelas dia.

Hasto Kristiyanto memberi kuliah umum di Unram. Dia menegaskan bahwa Indonesia punya modal jadi penengah masalah yang terjadi di dunia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News