JPNN.com

Berita Duka, Arifin bin Sayan Meninggal Dunia

Kamis, 17 Oktober 2019 – 14:17 WIB Berita Duka, Arifin bin Sayan Meninggal Dunia - JPNN.com
Ilustrasi mayat. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com, SAMPIT - Seorang pria bernama Arifin bin Sayan, 43, meninggal dunia setelah penggerebekan sebuah rumah di Jalan Suka Bumi Nomor 33, RT 011/RW 004, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (15/10) sekitar pukul 05.00 WIB.

Arifin meninggal diduga karena overdosis usai menggelar pesta sabu. Selain Arifin bin Sayan, polisi juga mengamankan dua tersangka lain yaitu Riduan bin Ida, 41, dan Tamoy bin Teja, 41.

Ketika diamankan ke Polsek Baamang, Arifin menunjukkan sikap aneh. Ketika ada bunyi musik, dia terlihat gelisah dan panik.

Karena kondisinya yang tidak stabil, polisi memanggil tim medis untuk memeriksanya, dan selanjutnya dibawa ke UGD RSUD dr Murjani Sampit. Namun, di rumah sakit nyawa Arifin tak bisa diselamatkan.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel membenarkan kejadian tersebut. “Ketiga orang ini bersama barang bukti diamankan di Polsek Baamang. Namun, sesampainya di polsek, salah satu tersangka atas nama Arifin terlihat gelisah, keringatan dan dicurigai overdosis.”

“Setelah itu, dipanggilkan tim medis dari Polres Kotim. Sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka ini dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit. Setelah berada di UGD, dilakukan tindakan, namun tersangka ini meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB dini hari,” kata Rommel kepada Kalteng Pos, Rabu (16/10).

Kapolres menilai, dilihat dari tanda-tandanya dan keterangan tersangka lain, sebelum digerebek polisi, Arifin bersama dua temannya itu sempat konsumsi ekstasi.

“Dari gerak gerik tersangka ini, ketika akan diperiksa, tersangka ini mendengar suara musik goyang-goyang dan nampak hilang arah. Kami tidak terlalu mengetahui apakah kematian tersangka ini disebabkan kaget saat petugas melakukan penggerebekan atau bagaimana,” ungkapnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...