Berkah Digitalisasi, Bisnis Dupa Merta Pudak Wangi Tembus 2 Digit

Berkah Digitalisasi, Bisnis Dupa Merta Pudak Wangi Tembus 2 Digit
Owner Dupa Merta Pudak Wangi, Ni Made Rini Wahyuni, menunjukkan hasil produksi dupanya yang dipasarkan via media sosial. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com, BALI - Keputusan Ni Made Rini Wahyuni melepas pekerjaan sebagai perawat di rumah bukan hal mudah.

Dia pilih banting setir menggeluti usaha dupa yang kini mendatangkan pundi-pundi penghasilan.

Pilihan Bu Ade-panggilan kesehariannya-ibarat dua sisi mata uang.

Di satu sisi sejak 2009, dia sudah menjadi perawat di rumah sakit internasional di Kuta, Bali.

Bahkan kariernya saat sedang menanjak setelah diangkat sebagai kepala perawat di ruang ICU.

Gaji yang diterima sudah tembus dua digit.

Di sisi lain, perempuan 38 tahun ini dikaruniai tambahan buah hati setelah lahir anak ketiga, 2017.

"Anak tidak ada yang momong setelah mertua sakit-sakitan," ujarnya.

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dupa Merta Pudak Wangi telah meraup penghasilan dua digit.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News