Bermodalkan Jenglot, Andres Nekat Begal Angkot di Bandung

Bermodalkan Jenglot, Andres Nekat Begal Angkot di Bandung
Polisi menghadirkan barang bukti kasus begal berupa senjata tajam dan jenglot di Polsek Regol, Kota Bandung, Kamis (27/2). Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

jpnn.com, BANDUNG - Sial dirasakan Andres Komarudin. Pelaku begal angkutan umum ini diciduk aparat Polsek Regol Polrestabes Bandung usai melakukan aksinya di Jalan BKR, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung pada Rabu (26/2).

Dari tangan pria 24 tahun ini, polisi mendapati jenglot sebagai azimat untuk kekebalan diri.

"Dia (pelaku) membawa barang jenglot. Dari pengakuannya untuk kebal. saya belum tahu efektif atau tidak," kata Kapolsek Regol Kompol Aulia Djabar di Polsek Regol, Jalan Muhammad Toha, Kota Bandung, Kamis.

Saat melancarkan aksinya, kata Aulia, pelaku mengancam serta memaksa mengambil alih kemudi angkutan umum. Selain itu, pelaku juga merampas ponsel milik korban yang merupakan pengemudi angkutan umum.

"Pelaku memaksa untuk mengambil alih kemudi, kemudian masuk ke dalam angkot (angkutan kota)," kata dia.

Aulia mengatakan, polisi berhasil menangkap pelaku di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di perempatan Gedebage. "Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dan pemberatan di Sumedang," ungkapnya.

Akibat perbuatanny, pelaku disangkakan dengan Pasal 368 dan atau 365 KUHPidana dan atau Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara. (antara/jpnn)

Jenglot yang dibawa pelaku begal angkutan umum ini dipercaya untuk kekebalan diri.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News