Berniat Menolong, Dua Wanita Jepang Dituding Nodai Ring Sumo

Berniat Menolong, Dua Wanita Jepang Dituding Nodai Ring Sumo
Rekaman video memperlihatkan dua orang wanita diusir dari ring sumo ketika berusaha menolong Wali Kota Ryozo Tatami yang pingsan. Foto: YouTube

jpnn.com, JEPANG - Perempuan-perempuan itu langsung bergegas naik ke ring sumo dalam pembukaan kompetisi di Maizuru, Prefektur Kyoto, Jepang, Rabu (4/4). Mereka ingin menolong Wali Kota Ryozo Tatami yang pingsan saat berpidato.

Sayangnya, niat baik dua perempuan tersebut langsung kena semprit. Juga semprot. Menurut tradisi Jepang, ring sumo merupakan tempat sakral. Perempuan adalah makhluk yang tidak suci. Kehadiran perempuan dianggap bisa ’’menodai’’ arena.

Wasit pun langsung menghardik dan mengusir dua cewek yang hendak menolong wali kota tersebut. Bahkan, setelah insiden itu, ring tersebut ditaburi garam untuk kembali menyucikannya.

’’Itu kemarahan yang tidak perlu. Respons wasit memang tidak patut karena disampaikan dalam situasi darurat. Karena itu, atas nama asosiasi, saya minta maaf yang sebesar-besarnya,’’ kata Nobuyoshi Hakkaku, ketua Japan Sumo Association, sebagaimana dikutip BBC.

Permintaan itu keluar setelah muncul kritik soal tradisi yang dijalankan secara kaku tanpa memandang keadaan darurat tersebut. (hep/c14/dos)


Dua wanita di Jepang dituding menodai ring sumo ketika berusaha menolong Wali Kota Ryozo Tatami yang pingsan saat berpidato


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News