JPNN.com

BKP Kementan Bangun Manusia Berkualitas Melalui KRPL

Senin, 14 Oktober 2019 – 15:07 WIB BKP Kementan Bangun Manusia Berkualitas Melalui KRPL - JPNN.com
Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi bersama masyarat peserta program KRPL di Bogor. Foto: BKP Kementan

jpnn.com, BOGOR - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) Agung Hendriadi mengapresiasi apa yang dilakukan masyarakat dalam mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Hal tersebut dikatakan Agung, ketika mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kencana Tanah Sereal Bogor (Kentagor) di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor, Jawa Barat.

"Yang terpenting kami bisa menyediakan makanan bergizi bagi keluarga dan menumbuhkan minat masyarakat untuk menyediakan pangan sendiri," ujar Agung dihadapan anggota KWT.

Agung juga berpesan agar KRPL yang dikembangkan oleh KWT dapat terus berjalan, terutama untuk memenuhi pangan bagi keluarga dan juga dari sisi bisnisnya. "Kami akan beri bantuan bibit cabe. Upayakan ini harus dapat mandiri sampai nanti tahun depan dan terus berkelanjutan," kata Agung.

Agung juga mendorong Walikota Bogor, agar membuat Bogor sebagai kota sayur, karena tanaman apapun tumbuh subur di Kota Hujan ini. "Setiap rumah tangga minimal punya 75 tanaman di polybag. Tanamannya bisa apa saja, yang penting bisa memenuhi kebutuhan pangan, dan sisanya bisa dijual," tegasnya.

Agung mengungkapkan bahwa di Indonesia sudah dibangun 2.300 KRPL, yang merupakan program unggulan nasional dalam rangka mengentaskan stunting. "Kami ingin bangun manusia Indonesia menjadi manusia yang lebih berkualitas dengan hidup sehat aktif dan produktif," tegasnya.

KWT Kentagor patut di apresiasi. Semula KWT ini dari kelompok dasawisma (2015). Kemudian pada 2016 kegiatannya berkembang dengan mengelola 2000 meter lahan di kelurahan setempat, yang ditanami aneka tanaman seperti kacang tanah, kacang bogor, cabe, caisim, terong, kacang panjang dan 112 jenis yang pernah ditanam.

Menurut Ketua KWT Kentagor Eka Daryati, kebiasaan awal mereka menanam biji cabai dari sisa rumah tangga, hingga mendapat bantuan KRPL tahun 2018.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...