Blanc Kecam Keputusan FFF

Terkait Sanksi untuk Pemain Pasca PD

Blanc Kecam Keputusan FFF
Blanc Kecam Keputusan FFF
Wajar jika Blanc panik mendengar vonis FFF. Pasalnya, Prancis belum siap berlaga di even penting tanpa bintang-bintang utama seperti Evra maupun Ribery. Itu terbukti dalam uji coba melawan Norwegia, Rabu (11/8) pekan lalu. Ketika Blanc mencoret semua pemain Piala Dunia, mereka menderita kekalahan 1-2.

Apalagi, tiga laga pertama Les Bleus - sebutan Prancis - tidak bisa dibilang ringan. Setelah menjamu Belarus di matchday perdana (3/9), mereka bakal bertandang ke Bosnia Herzegovina empat hari berselang (7/9). Pecahan Yugoslavia itu menjadi kuda hitam kualifikasi PD 2010 lalu, dengan merangsek ke posisi runner up Grup 5 Zona Eropa, dan lolos ke playoff. Sebulan kemudian, masih tanpa Evra dan Ribery, mereka menjamu Rumania (8/10).

"Saya berharap menghadapi situasi yang fresh, yang sama sekali berbeda dengan apa yang terjadi di Piala Dunia. Kita harus membuka lembaran baru. Sanksi kolektif ini, menurut saya, sungguh tidak pada tempatnya," tegas Blanc.

"Sangat penting bagi kami untuk memenangkan laga-laga awal kualifikasi, karena itu menjadi titik tolak untuk ke matchday berikutnya. Tertatih-tatih di awal, akan sangat sulit memperbaiki posisi di klasemen," ujarnya. "Dan yang paling penting, saya ingin melihat pemain dengan spirit, inisiatif, dan kemauan kuat untuk membela negara," tandas mantan bek timnas Prancis itu. (na/bas)

PARIS - Keputusan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menjatuhkan sanksi cekal 18 laga internasional buat Nicolas Anelka, memantik reaksi keras dari


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News