BNPT, BUMN, dan KADIN Luncurkan Buku Panduan Pencegahan Radikalisme
Ia berharap, dengan buku panduan itu, dapat mengikis upaya radikalisasi dan berbagai upaya intoleransi di setiap lingkungan BUMN dan perusahaan swasta. Dengan demikian nantinya akan didapatkan BUMN dan perusahaan yang bersih sehingga bisa berperan membangun bangsa Indonesia yang lebih baik lagi.
Selain itu, lanjut Suhardi, keberadaan buku panduan ini bukan untuk menaruh curiga, apalagi menuduh tentang radikalisme di BUMN dan perusahaan swasta. Tapi buku ini ada sebagai itikad dan ikhtiar bersama BNPT, BUMN, dan Kadin, untuk membentengi lingkungan kerja di BUMN dan perusahaan swasta dari penyebaran radikalisme.
"Saya berkali-kali menegaskan, tidak ada masyarakat imun dari ideologi radikalisme. Bukan hanya karyawan dan BUMN atau perusahaan swsta, anggota TNI, Polri, dan ASN juga sangat rentan dengan paham ini," ucap mantan Kapolda Jabar itu menegaskan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Perempuan Nita Yudi meyambut baik peluncuran buku panduan ini. Menurutnya, perusahaan swasta sadar bahwa karyawan adalah potensi perusahaan yang harus dilindungi dari radikalisme. Dan untuk merealisasikan pencegahan itu, tentunya bagian HRD menjadi garda terdepan di setiap perusahaan. (antara/jpnn)
Setelah peluncuran buku panduan, tentu akan ada dilakukan sosialisasi dan tindak lanjut di setiap lingkungan BUMN dan perusahaan swasta.
Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan
- Mahfud MD: Polri Menjadi Institusi Tak Berdaya Ketika di Bawah Kementerian Hankam
- Alex Indra Lukman Desak GPM dan BPNT 2026 Perhatikan Korban Bencana dan Daerah 3T
- Prof Satya: Independensi Hakim MK Tak Ditentukan Masa Lalu Politik
- UNOSO Gelar Wisuda Ke-2, OSO Minta Wisudawan Terus Menambah Pengalaman & Ilmu Pengetahuan
- Catat, Pemerintah Bakal Bikin RI Jadi Pusat Kopi Dunia
- Road to JFSS 2026: Kadin-Pemerintah Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas
JPNN.com




