Boneka Arwah

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Boneka Arwah
Dhimam Abror Djuraid. Foto: Ricardo/JPNN.com

Domba Dolly hasil kloning sudah berhasil diciptakan. Eksperimen ini bisa saja dilakukan terhadap manusia. Pasangan sesama pria yang menikah bisa mengambil DNA masing-masing, dan dengan teknologi stem cell menciptakan sperma yang kemudian dibentuk dalam teknologi bayi tabung.

Menitipkan bayi tabung kepada seorang perempuan juga sudah lazim. Di masa depan tidak tertutup kemungkinan akan ada agensi yang menyediakan perempuan untuk mengandung bayi tabung.

Hukum keluarga pasti berubah untuk mengdopsi perkembangan ini. Surrogate mother atau surrogate father, ibu dan ayah angkat, akan punya definisi tersendiri yang memungkinkan pasangan sejenis sesama pria menjadi orang tua kandung tanpa harus mengandung.

Isu mengenai batas ilmu pengetahuan dan etika akan menjadi isu kemanusiaan yang sangat penting. Sekarang pemerintah Amerika Serikat melarang penelitian stem cell atau DNA yang menjurus kepada kloning manusia. Namun, akan selalu ada pihak swasta yang punya cukup dana besar untuk mendanai penelitian itu, dan pada akhirnya kloning manusia akan terjadi.

Negara-negara komunis dan fasis kemungkinan besar akan mendanai penelitian kloning manusia untuk melahirkan manusia-manusia unggul, sebagaimana yang diimpikan oleh Hitler. Tidak akan lama lagi akan terjadi fenomena ‘’playing god’’ manusia berperan sebagai Tuhan. (*)

Boneka arwah berbentuk anak-anak dan menjadi saluran biologis orang-orang yang terobsesi punya anak, tetapi tidak berhasil.


Redaktur : Adek
Reporter : Cak Abror

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News