Minggu, 18 Agustus 2019 – 16:11 WIB

Kedepankan Sinergi dan Inovasi

Bos Perkebunan Kepala Sawit Raih Penghargaan Luar Negeri

Kamis, 15 Oktober 2015 – 18:30 WIB
Bos Perkebunan Kepala Sawit Raih Penghargaan Luar Negeri - JPNN.COM

ILUSTRASI. FOTO: DOK.Jambi Independent/Grup JPNN.com

JAKARTA – Satu lagi perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia meraih penghargaan di luar negeri. Golden Agri-Resources Ltd (GAR), perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka di dunia dengan total luasan lahan tertanam sebesar 484.500 hektar (termasuk perkebunan plasma) per 30 Juni 2015, meraih penghargaan dalam ajang anugerah EY Entrepeneur of The Year 2015 di Singapura, Rabu (14/10).

Penghargaan khusus ini diberikan kepada Franky O. Widjaja, Chairman & CEO Golden Agri Resources Ltd. (GAR) untuk kualifikasi EY ASEAN Entrepreneurial Excellence. Franky dinilai mampu mendorong pertumbuhan perekonomian wilayah melalui pembukaan kesempatan kerja dan peningkatan perdagangan khususnya di Indonesia, Singapura dan wilayah lainnya.

Selain itu, corporate social responsibility dalam bidang pendidikan, infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja telah memberikan keuntungan bagi banyak masyarakat di wilayah operasinya.

“Dalam praktik bisnis, kami meyakini filosofi stabilitas, ketepatan, pelaksanaan dan konsistensi. Contohnya ketika kami menekuni suatu bidang usaha, keberhasilan hanya akan dicapai melalui konsistensi, ketenangan, berikut perencanaan yang tepat. Saat melaksanakannya, lakukan tanpa keraguan, dan dengan sekuat tenaga,” ujar Franky O. Widjaja dalam keterangan persnya, Kamis (15/1‎0).

Dia menambahkan, bisnis yang berkelanjutan tercermin bukan hanya dari kemampuannya mendatangkan keuntungan semata, tapi juga pada kemampuan menyejahterakan masyarakat di sekitarnya, termasuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Hal itu yang memacu kami untuk memperkuat sinergi bersama Pemerintah Indonesia, para pelaku industri, organisasi masyarakat sipil serta para pakar dan peneliti melalui kemitraan terbuka guna mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit dan nilai tambahnya, seiring dengan peningkatan kesejahteraan para petani, dan penurunan emisi gas rumah kaca,” ungkap Franky yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang‎ Agribisnis dan Pangan.

Penganugerahan penghargaan telah dilakukan EY – lembaga profesional penyedia jasa konsultasi bisnis – sejak 2002 untuk mengapresiasi sosok yang berhasil membangun bisnis berkelanjutan sekaligus menginspirasi para pelaku bisnis lainnya untuk melakukan hal serupa.

Perkembangan selanjutnya, anugerah ini juga diberikan kepada mereka yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga berskala regional.‎(esy/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar