Boy Band Ini Ajak Warga Sydney ke Bali Bali Baru

Boy Band Ini Ajak Warga Sydney ke Bali Bali Baru
Personel Justice Crew. Foto: justicecrew.com

“Dan yang paling  berkesan adalah saat mengunjungi  Ubud. Banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sana. Mulai dari jalan kaki menyusuri pematang sawah, bersepeda menjelajahi desa-desa yang hijau, melihat-lihat dan memberi makan monyet-monyet di Monkey Forest, jalan-jalan di sawah, berarung jeram di sungai Ayung. Benar-benar gila. Saya tak akan percaya bila tak datang sendiri ke Ubud,” timpal Solo Tohi.

Soal Wonderful Indonesia Festival di Sydney, Tohi menilai agendanya berlangsung sukses. Kolaborasi antara seni tradisi, musik popular, artis kedua negara, acara interaktif yang melibatkan blogger top Australia, kuliner, sampai promosi pariwisata dianggap sangat keren. “Saya sangat puas melihat acara ini. Setelah ada kebijakan bebas visa kunjungan, saya yakin akan banyak orang Australia yang berkunjung ke Indonesia. Tinggal tunggu impact-nya saja,” kata Tohi. 

Group boys band yang juga pernah manggung di Wonderful Indonesia Festival 2015 di Melbourne Australia itu juga berulang kali menyebut Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia. Tidak perlu sulit mengurus Visa, cukup membawa passport dan bisa berlibur 30 hari sambil menemukan lokasi surfing baru. 

Menpar Arief Yahya juga menjelaskan bahwa G-Line Banyuwangi itu destinasi surfing atau selancar di atas gunungan ombak itu. Juga di Mentawai Sumbar. Lalu ke Nias, yang juga dikenal sebagai opportunity untuk surfing. "Dulu Bali ditemukan oleh surfer Australia," paparnya.(dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News