BPBD Berbagi Kabar Kurang Sedap, Warga DKI Jakarta Wajib Waspada

BPBD Berbagi Kabar Kurang Sedap, Warga DKI Jakarta Wajib Waspada
Sejumlah tempat usaha di kawasan Benhil terendam air akibat banjir, Jakarta, Selasa (25/2). Aktivitas jual-beli barang dan jasa menjadi lumpuh. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta membagikan kabar kurang sedap terkait cuaca ekstrem di ibu kota.

Pasalnya, BPBD meminta warga DKI Jakarta untuk mewaspadai cuaca ekstrem hingga 6 November 2021.

"Ada potensi hujan sedang dan deras disertai petir dan angin kencang berdasarkan data BMKG. Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem," seperti dikutip dari Antara, Senin (1/11).

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin.

Kondisi itu dapat meningkatkan pola konektivitas, diprediksi ada peningkatan keaktifan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby dan gelombang Kelvin.

Hal itu disinyalir bisa meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk DKI Jakarta.

Ada potensi cuaca ekstrem yakni hujan secara sporadis, deras dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.

"Dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi," kata BPBD.

BPBD membagikan kabar kurang sedap terkait cuaca ekstrem di ibu kota, warga DKI Jakarta diminta waspada.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News