Brankas PR III Unhas Dibobol, Dana Kemahasiswaan Raib

Brankas PR III Unhas Dibobol, Dana Kemahasiswaan Raib
Brankas PR III Unhas Dibobol, Dana Kemahasiswaan Raib
Aksi pembobol ini ditengarai mendapat  bantuan dari orang dalam baik sekadar pemberian informasi mengenai keberadaan uang tersebut. Nasaruddin menduga, pelaku masuk ke tiga ruangan tersebut melalui jendela di ruang Biro Administrasi dan Kemahasiswaan.

"Tapi yang mengherankan karena jendela terkunci. Dugaan lain, pelaku menggunakan kunci cadangan. Karena untuk masuk ke tiga ruangan itu, pintu yang harus dilewati terkunci," kata Nazaruddin.

Kasus pembobolan di Rektorat Unhas ini sudah kesekian kalinya, namun sejauh ini belum ada yang mampu diungkap oleh pihak kepolisian. Makanya, Nasaruddin juga berharap pelaku pembobolan di PR III Unhas ini bisa diungkap secepatnya. "Saya sudah minta polisi agar  orang-orang yang dicurigai diperiksa intensif. Karena pencurian di sini sudah  kesekian kalinya. Beberapa tahun lalu ruangan di Lantai IV yang dibobol," kata  Nazaruddin.

Dari Rp70 juta yang yang dibobol maling itu, Rp40 juta di antaranya baru saja ditarik bendahara PR III Unhas, Uni di Bank Mandiri sehari sebelumnya. Aksi pencurian pelaku ini terbilang rapi, karena kerusakan yang ditimbulkan sangat minim dan hanya merusak berangkas sementara pintu nyaris tidak terlihat kerusakan.

MAKASSAR - Brankas Pembantu Rektor III Unhas dibobol maling, Rabu (5/10). Pembobolan itu mengakibatkan uang tunai sebesar Rp70 juta, satu unit laptop

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News