Brimob Tewas Ditembus 3 Peluru Rampok

Brimob Tewas Ditembus 3 Peluru Rampok
Brimob Tewas Ditembus 3 Peluru Rampok
Pipit, seorang karyawan bank terlihat syok saat ditemui beberapa saat setelah perampokan. ”Saya takut,” ujarnya gemetar. Tiga temannya yang berkerja sebagai teller, juga terlihat menangis.  Menurut pegawai bank lainnya, setelah menembak Briptu Immanuel dan Muhdiantoro, dua perampok menodongkan senjata ke teller bank dan meminta kunci brankas. Brankas di bagian teller dibuka, semua uang dimasukkan ke dalam dua karung, lalu mereka keluar.

Mengenai jumlah uang yang digondol perampok, hingga tadi malam belum ada pernyataan resmi dari pihak bank. Namun menurut informasi dari petugas yang tak mau disebut namanya, para perampok membawa sekitar Rp300 juta plus 390 dolar AS. ”Uang dibawa menggunakan dua karung ukuran bank. Uangnya dimasukkan ke kijang Kapsul. Ternyata ada para perampok yang menunggu di mobil itu,” tambah petugas itu.

M Fahmi, security Bank CIMB Niaga yang saat kejadian berada di dalam bank mencoba mengejar para perampok hingga ke parkiran. Di depan bank ia malah menjadi sasaran tembakan pelaku. Sebelum melarikan diri, para pelaku sempat mengeluarkan tembakan ke udara sebanyak dua kali. (jon/uma/rud/mag-1/sam/jpnn)

MEDAN -- Hingga kini jajaran Polda Sumut masih menyelidiki jenis senjata api yang digunakan perampok untuk menembak Briptu Immanuel Simanjuntak (28),


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News