BSI Telah Sejajar dengan Bank Syariah Dunia

Oleh: Muhammad Assad, Wakil Ketua MES DKI Jakarta

BSI Telah Sejajar dengan Bank Syariah Dunia
Bank Syariah Indonesia (BSI) ilustrasi. Foto dok BSI

Alhamdulillah, banyak pihak yang memberikan dukungan positif akan kebijakan penggabungan tiga bank syariah ini. Di antaranya adalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Lewat BRIS, PBNU meyakini Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi Islam dunia. Dukungan sekaligus optimisme disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafis.

MUI Pusat ikut mendukung dan berharap BSI menjadi kiblat perbankan syariah dunia. MUI Pusat menilai penggabungan tiga bank syariah ini merupakan langkah yang tepat. Harus tepat sasaran dan tepat waktu.

Dukungan juga datang dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menurut Ma'ruf, BSI sangat tepat. Untuk itu, ia berharap konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke Bank Syariah segera terwujud.

Menurut Ma'ruf, saat ini minat masyarakat untuk bertransaksi dengan bank syariah cukup tinggi. Hal itu menjadi momen tepat untuk menguatkan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Bahkan survei menyebut saat ini komunitas hijrah sangat tinggi bahkan di kalangan pemuda atau milenial.

Meski demikian, Ma'ruf berpesan agar BSI menjaga mutu dan menjaga layanan. BSI hendaknya tidak hanya sesuai syariah, namun juga menguntungkan bagi para deposan.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Tirta Sagara mengatakan, per akhir Maret 2021 total aset keuangan syariah (tidak termasuk saham syariah) mencapai Rp1.863 triliun atau sekitar 10 persen dari total aset industri keuangan. Perbankan syariah memiliki market share 6,4 persen, yaitu non bank syariah masker share 4,4 persen dan market share pasar modal syariah 17,3 persen.

Selain itu, masterplan ekonomi Syariah Indonesia pada 2019-2024 oleh Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) sebagai tonggak penting dalam pengembangan industri keuangan syariah Indonesia.

Saya selaku pengusaha muda dan lulusan yang berlandaskan syariah, turut mendukung dan mengapresiasi kebijakan ini. Mengingat Indonesia memiliki penduduk muslim sebanyak 229 juta jiwa atau sebesar 87,2 persen. Hal ini membuat saya optimis Indonesia mampu menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia yang tak kalah dengan negara lainnya.

BSI yang resmi diluncurkan Presiden Jokowi pada 1 Februari lalu, merupakan gabungan tiga Bank BUMN Syariah berkode saham (BRIS)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News