JPNN.com

Bu Mensos Ajak Muslimat NU Aktif Tangkal Paham Radikal

Senin, 07 Agustus 2017 – 16:26 WIB Bu Mensos Ajak Muslimat NU Aktif Tangkal Paham Radikal - JPNN.com

jpnn.com, KAYONG UTARA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak Muslimat Nahdatul Ulama (NU) untuk aktif menangkal penyebaran radikalisme. Menurutnya, ada pihak-pihak yang menggunakan kedok agama untuk memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khofifah menyatakan hal itu saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-71 di Pendopo Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Minggu (6/8). "Ada gerakan radikal, ada yang menebar isu berkedok agama namun bertujuan memecah belah persatuan bangsa,” ujar Khofifah.

Menurutnya, ancaman yang dihadapi Bangsa Indonesia makin beragam. Bukan hanya radikalisme, tetapi juga ancaman lain seperti narkoba, pornografi, korupsi dan lain-lain.

"Jangan nodai merah putih dengan narkoba, jangan nodai merah putih dengan terorisme, dan jangan nodai merah putih dengan tindakan intoleransi. Jaga jiwa kita agar tetap merah yang berarti berani dan jaga hati kita agar tetap putih yang berarti suci," tuturnya.

Dalam kesempatan itu Khofifah juga mengajak Muslimat NU menyanyikan lagu Ya Ahlal Wathon karya almarhum KH Wahab Hasbulloh. Lagu berlirik Arab itu menceritakan tentang kecintaan terhadap tanah air.

Sekitar 20 Muslimat NU maju ke depan dan berdiri berjajar untuk menyanyikan Ya Ahlal Wathan. Khofifah yang juga ketua umum Muslimat NU memimpin langsung ribuan undangan yang hadir untuk menyanyikan lagi itu.

"Mengapa syairnya dalam berbahasa Arab? Pada waktu itu tujuannya adalah agar tidak diketahui oleh penjajah Belanda. Mereka tidak mengerti arti liriknya. Padahal maknanya sangat dalam dan mengobarkan semangat juang yang dahsyat di kalangan para santri dan rakyat," tuturnya.(JPG/ara/jpnn)

 

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...