Bunuh Istri, Kabur lewat Jendela

Bunuh Istri, Kabur lewat Jendela
Bunuh Istri, Kabur lewat Jendela

jpnn.com - TULUNGAGUNG - Kesadisan Jamah, 48, yang menghabisi nyawa istrinya, Siti Fatonah, 45, semakin gamblang. Dalam rekonstruksi yang dikawal ketat polisi kemarin, dia memeragakan 31 adegan, yakni mulai perencanaan pembunuhan hingga saat dirinya tertangkap.

Rekonstruksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 di rumah korban di Dusun Purwodadi, RT 1/RW 12, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan. Dari reka ulang itu, terkuak bahwa pelaku menghabisi istrinya seorang diri. Selain itu, teka-teki lolosnya pelaku dari tempat kejadian perkara akhirnya terjawab, yakni menerobos jendela rumah. Hal tersebut dilakukan pelaku lantaran pintu depan terkunci.

Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan yang diwakili Kasatreskrim AKP Lahuri menyatakan, pelaku beraksi seorang diri. Saat itu kondisi rumah sepi karena anak korban masih bersekolah. “Pelakunya tunggal, yakni Jamah. Dia memukul kepala istrinya hingga tewas,” ungkapnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku sudah merencanakan pembunuhan itu. Buktinya, dia sempat membuat pentungan dari bambu yang diambilnya dari pekarangan rumah. Pelaku memotong dan membersihkan bambu dengan pisau. Selanjutnya, pelaku masuk ke rumah dan membunuh korban.

Pria kelahiran Blitar itu mengaku tidak kabur melalui pintu samping maupun belakang rumah, tetapi melalui jendela rumah. Namun, saat hendak kabur jauh, pelaku berhasil dibekuk warga, kemudian dilaporkan ke polisi.

Untuk diketahui, pembunuhan Siti Fatonah terjadi pada Rabu malam (12/2). Kasus itu diketahui Asiyah, 58, tetangga korban sekitar pukul 23.00. Karena pintu terkunci, Asiyah masuk lewat jendela dengan dibantu beberapa warga. (wen/and/JPNN)


TULUNGAGUNG - Kesadisan Jamah, 48, yang menghabisi nyawa istrinya, Siti Fatonah, 45, semakin gamblang. Dalam rekonstruksi yang dikawal ketat polisi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News